Langsung ke konten utama

#UsiaCantik-mu atau Perempuan di sekitarmu


“Istri saya berusia 51 tahun dan dia mengatakan sesuatu layaknya perempuan muda. Dia berkata bahwa dia tidak memiliki banyak baju untuk dipakai padahal ada banyak baju di lemari pakaiannya” –Steve Harvey di acara Little big shots.

Itu pernyataan yang masih saya ingat sampai saat ini setelah menonton acaranya kemarin malam. Ini mengingatkan saya bahwa perempuan memang makhluk tuhan yang sulit ditebak pikiran dan perasaannya. Perempuan bisa mengatakan dia tidak memiliki banyak baju karena mereka ingin berusaha tampil beda dengan baju yang berbeda-beda pula. Hal itu hanya demi terlihat cantik didepan pasangannya bahkan didepan semua orang. Bukan untuk hedonisme, tapi memang begitulah perempuan. Sulit dimengerti bagi mereka, para lelaki.


Namun tidak semua orang beranggapan sama. Cantik menurut sebagian orang justru sesuai dengan usianya. Dan biasanya perempuan banyak dibilang cantik ketika masih berusia muda dan belum menikah, yaitu sekitar berumur 20 sampai 30-an tahun. Wajah dan tampilannya masih tampak segar dan sering dipoles dengan make-up sebab masih bebas dan belum banyak tuntutan ini-itu karena masih lajang.


Justru jauh berbeda dengan tampilan para perempuan yang sudah berumah tangga dan mempunyai anak. Tampilan dan wajah mereka terkesan biasa saja, cuek tanpa make-up dan lebih mementingkan penampilan anaknya dibanding dirinya sendiri. Tak sadar, lambat laun wajahnya muncul flek-flek hitam bahkan kerutan dan hal itu terjadi karena faktor usia dan seberapa sering mereka merawat wajahnya.


L'oreal Revitalift dan Deramalift adalah salah satu perawatan wajah bagi perempuan terutama di usia 30-an tahun


Jika cantik diukur sesuai usia, maka usia cantik bagi saya sendiri adalah sekitar umur 25 tahun- 60 tahun. Mengapa 60 tahun saya kategorikan menjadi usia cantik? Apakah kerutan dan titik-titik hitam di wajah khas lansia itu termasuk cantik? Tidak, bukan itu. Di usia 25 tahun lebih adalah usia dimana perempuan mencari pasangan untuk pendamping hidupnya, mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, dan mampu merawat dirinya menjadi lebih cantik. Disebut usia cantik karena telah mampu merawat dirinya menjadi cantik sesuai tampilan fisik.


Sedangkan di usia 30 tahun lebih, rata-rata perempuan telah menikah serta mempunyai anak. Dan inilah usia cantik yang 'lebih cantik'. Melahirkan dan membesarkan anak membuat kecantikan perempuan di usia ini justru tersirat. Memang tak banyak yang terlihat, namun usia inilah usia cantik mulai tercapai. Karena cantik yang sebenarnya bukan hanya sebatas fisik, tapi seberapa besar diri itu menjadi pribadi yang baik dan lebih baik lagi bagi orang yang dicintai maupun orang lain.


Ibu saya, misalnya. Beliau perempuan yang cantik apa adanya dan telah mencapai usia cantiknya. Kesederhanaan dan kebaikan hatinya bagi saya itu membuatnya cantik. Pernah sekali tetangga saya bilang, “Saya akan pinjamkan kamu uang jika kamu butuh, berapapun itu.  Karena saya tau ibumu orang baik. Saat itu saya adalah orang yang baru pindah ke daerah sini dan anak saya, noni tiba-tiba muntah didepan rumahmu. Tapi kemudian ibumu membuka pagar rumah lalu keluar membawa segelas air. Menyuruh noni meminumnya dan bilang ambil saja gelas itu, tidak perlu dikembalikan. Saya selalu ingat hal ini dan tidak akan pernah lupa.“


Saya tercengang mendengarnya. Itu terdengar hal yang sepele tapi tetangga saya itu tetap mengingatnya dan tak akan pernah lupa bahkan sudah berpuluh tahun lamanya itu terjadi. Diusianya yang saat ini 51 tahun, Ibu saya sudah mencapai usia cantiknya. Ini adalah usia cantiknya yang 'ter-cantik' bagi saya. Jadi, menurut saya usia cantik perempuan  adalah bukan sebatas usia muda saja, atau tampilan wajah dan fisik yang menarik. Tapi usia cantik adalah sepanjang perempuan itu muda hingga tua, sepanjang perempuan masih lajang hingga mempunyai cucu, sepanjang dia bermanfaat bagi orang yang dicintai maupun orang lain. Karena cantik bukan sekedar fisik, tapi cantik  adalah bagaimana perempuan bisa menjadi perempuan seutuhnya, bisa menjadi pribadi yang baik dan lebih baik lagi bagi orang yang dicintai maupun orang lain. Jadi, apa kamu sudah mencapai #UsiaCantik-mu?

Lomba blog ini diselenggarakan oleh BP Network dan disponsori oleh L’oreal Revitalift Dermalift.


sumber foto : http://thesmartlocal.com/images/easyblog_images/82/IMG_8983.JPG

Komentar

Postingan populer dari blog ini

  Kau Datang                                                 Senyum ini perlahan menjadi malu Haruskah aku menyukaimu seperti ini Bahasa tubuh memesona Senyum pun tak kalah Terukir simpul ujung bibir ini Namun hanya dada yang tercekat Nampak rasa luar biasa   Mengetahui kedatanganmu yang tak pasti Buat diriku menjelajah  Itulah aku Menyingkap tirai jendela sekadar melihat keberadaanmu 15 depa itu Haruskah aku suka Pernah kau ajak kawanmu sepenerbangan Gagahnya seragam biru itu bila terpakai Apakah aku ini Siapakah kau ini Menyukaimu bukan apa T api sembunyi-sembunyi ini terus menyiks a

Lulus Kuliah, Lalu Harus Apa?

Perubahan saat menjadi seorang mahasiswa berarti dituntut menjadi orang yang mandiri,berpikir kritis dan mampu berpikir ke depan sehingga dapat bersaing di dunia kerja. Jangka waktu kuliah biasanya ditempuh dalam waktu 1-7 tahun tergantung tingkatan. Masa kuliah yang efektif adalah masa kuliah yang dihabiskan dengan aktivitas yang bermanfaat untuk menunjang nilai maupun bakat. Di masa kuliah adalah masa pematangan diri dengan menambah banyak pengalaman baik dalam organisasi maupun kelompok sosial. Dengan demikian terjalin banyak koneksi dengan teman dan kemampuan softskill yang diyakini mampu mempermudah dalam mencari pekerjaan. Namun dilema dan rasa khawatir dimulai saat masa kuliah itu selesai. Masa saat tugas Akhir atau skripsi lolos, setelah lulus kuliah kita ingin kemana? Anehnya budaya masyarakat Indonesia yang ramah tamah dan sering bersilaturahmi saat lebaran makin memperjelas keadaan sang mahasiswa setelah lulus kuliah.  Setiap lebaran pasti ada saja yang bertanya ...